GALLERY FOTO

PARTAI KEADILAN SEJAHTERA NUSA TENGGARA TIMUR BEKERJA UNTUK FLOBAMORA

Jama'ah Penuh Berkah

Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan. Kadar tsiqah antara qiyadah dan jundiyah menjadi penentu bagi sejauh mana kekuatan sistem jamaah, kemantapan langkah-langkahnya, keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuannya, dan kemampuannya dalam mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan.

Bekerja Untuk Indonesia

Dan Katakanlah: Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (9:105)

Inilah Jalan Kami

Katakanlah: Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada Termasuk orang-orang yang musyrik. (12:108)

Biduk Kebersamaan

Biduk kebersamaan kita terus berjalan. Dia telah menembus belukar, menaiki tebing, membelah laut. Sayatan luka, rasa sakit, air mata adalah bagian dari tabiat jalan yang sedang kita lalui. Dan kita tak pernah berhenti menyusurinya, mengikuti arus waktu yang juga tak pernah berhenti.

Kesungguhan Membangun Peradaban

Semua kesungguhan akan menjumpai hasilnya. Ini bukan kata mutiara, namun itulah kenyataannya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang diusahakan dengan sepenuh kesungguhan.

Senin, 26 September 2011

PKS Targetkan 7 Kursi DPRD NTT

Pos Kupang. Minggu 25 September 2011.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan satu kursi anggota legislative untuk setiap daerah pemilihan (Dapil) pada pemilu legislative mendatang. PKS pun menargetkan dua kursi anggota DPR RI dan tujuh kursi anggota DPRD NTT. Saat ini PKS telah memiliki kader sampai tingkat desa/kelurahan dan PKS merupakan partai terbuka.
Hal ini diungkapkan Sekjen DPP PKS, yang juga Wakil Ketua DPR RI, Anis Matta, pada konferensi Pers di Hotel Kristal Kupang, Sabtu 924/9/2011) sore. Menurut Anis Matta, PKS juga berpeluang mencalonkan kader nono muslim untuk menduduki posisi anggota Dewan atau posisi politik lainnya.
“Sesuai register yang ada, kader PKS saat ini tercatat 1.130-an orang dan di NTT pun terus dilakukan perekrutan. Selain itu, program peningkatan kualitas kader juga terus dilakukan secara rutin dan intern partai,”kata Anis Matta.
Hal senada disampaikan Ketua DPW PKS NTT, Suharjito, S.H, M.Si. Menurut Suharjito DPW PKS NTT saat ini terus berusaha menyiapkan berbagai strategi untuk mendapatkan simpati pemilih dalam pemilu legislative mendatang.
Menyinggung soal kegiatan halal bihalal yang dipadukan dnegan kegiatan dialog kebangsaan, Suharjito mengatakan sebenarnya kegiatan halal bihalal dan tablig akbar merupakan kegiatan intern partai PKS dan kadernya. Namun karena kegiatan halal bihalal dan tablig akbar dihadiri Sekjen DPP PKS, Anis Matta, yang juga tokoh nasional maka pihak DPW PKS NTT berharap kehadiran Anis Matta juga bermanfaat bagi masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya.
“Itulah sebabnya kegiatan halal bihalal ini kami padukan dengan acara dialog yang kami namakan Dialog Kebangsaan. Kami berharap kapasitas Anis Matta sebagai wakil ketua DPR RI bisa dimanfaatkan masyarakat kota Kupang dan sekitarnya yang kami undang untuk hadir dalam dialog kebangsaan ini,” kata Suharjito.

NTT Butuh Banyak Investor
Pada bagian lain penjelasannya, Anis Matta mengatakan, provinsi NTT membutuhkan investor yang banyak dan kuat agar pembangunan diwilayah ini bisa berjalan lebih cepat. Membangun NTT tidak cukup hanya dnegan mengandalkan APBD tetapi harus melibatkan pihak swasta.Menurutnya agar investor kuat atau investor berskala besar bisa berinvestasi di NTT yang harus dilakukan adalah masyarakat bersama pemerintah harus lebih ramah terhadap investor.”Perlu dilakukan penyadaran kepada masyarakat agar lebih ramah terhadap investor. “Perlu dilakukan penyadaran terhadap masyarakat agar lebih ramah. Membangun sector riil tidak bisa mengandalkan pada APBD semata,”tegas Anis Matta.
Anis Matta menyebutkan masalah paling penting yang membuat investor susah masuk ke NTT adalah masalah ketersediaan lahan/tanah. Banyak tanah di NTT yang merupakan tanah suku. Sehingga masalah tanah menjadi masalah penting. Sementara masalah iklim dan lainnya tidak menjadi factor penghambat investor berinvestasi diwilayah ini.
“Bantuan pemerintah pusat melalui APBN juga sedikit. APBN yang disiapkan untuk pembangunan didaerah-didaerah hanya sebesar 12 persen. Sangat kecil nilainya,” kata Anis Matta.
Wilayah NTT atau wilayah Nusa Tenggara dan Indonesia Timur pada umumnya, kata Anis Matta, seharusnya menjadi etalase NKRI. Keragaman paling terwarnai dan paling terlihat diwilayah ini sehingga peningkatan harmoni dan sikap toleransi antar umat beragama merupakan hal yang sangat penting agar bias menutup konflik horizontal yang mungkin saja bisa terjadi.
Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga Wakil Ketua DPR RI, Anis Matta datang ke NTT untuk menghadiri acara halal bihalal dan tablig akbar yang digelar DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) NTT. Acara halal bihalal dan tablig akbar ini juga dipadukan dengan kegiatan Anis Matta dengan warga kota Kupang yang diberi nama Dialog Kebangsaan (mar).

PKS Tidak Terusik Resuffle: Sekjen DPP PKS Anis Matta Sambangi Timex

Timor Express. Kupang.Sabtu, 24 September 2011 – 
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta menyatakan tidak terusik isu reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II. Toh, menurutnya tidak ada kaitan antara reshuffle dan kinerja sebuah pemerintahan. Anis Matta mengatakan itu ketika berkunjung ke Redaksi Harian Pagi Timor Express (Jawa Pos Grup), Sabtu (24/9) kemarin.
Menurutnya, baru pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono inilah terjadi resuflle berkali-kali. Anehnya , proses pengangkatan menteri dilakukan dnegan menggunakan metode sangat ketat. Presiden SBY menggunakan system fit and proper test, bahkan semua menteri menandatangi pakta integritas sebelum melaksanakan tugas.
“Tapi kok reshuffle trus. Pertanyaannya kalau diganti berarti salah pilih dong. Lalu yang salah pilih siapa?” kata Anis Matta. Mestinya, kata Anis yang dipilih Presiden itu adalah figur yang berkompeten dan professional karena sudah melewati proses seleksi yang ketat.”Karena menurut saya tidak ada hubungan reshuffle dengan kinerja pemerintahan. Kan, yang dipilih SBY itu orang-orang yang berkompeten,”ujarnya. Salah satu hal lagi menurut Anis, berhembus isu bahwa Presiden SBY akan mengganti menteri-menteri yang sedang tersangkut masalah hukum.
Namun,belakangan santer terdengar yang akan diganti itu adalah menteri-menteri ekonomi dan keuangan seperti Menteri Keuangan, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) dan lain-lain. Padahal menurut Anis, Menteri Keuangan Agus Martowardoyo mempunyai kinerja bagus. “Justru yang banyak merahnya itu Menteri Luar Negeri, tapi kenapa nggak dicopot?” kata Anis.
Seharusnya, menurutnya, menteri-menteri yang diganti adalah menteri yang punya masalah hokum serta mempunyai kinerja kurang baik berdasarkan ahsil audit BPK. Dnegan demikian, menteri-menteri yang tidak mempunyai maslaah hokum dan ounya kinerja baik tetap berada diposisinya. “Yang diganti menteri Ekuin semua, Kan Kinerja mereka bagus, kalau kita lihat,” kata Anis lagi.
Dia juga menyinggung jika nanti PKS tidak lagi menjadi pilihan SBY kali ini. Apalagi, hingga saat ini PKS belum diajak bicara oleh Presiden SBY. Namun, Anis MAtta mengaku tak jadi soal, apabila Presiden SBY mengakomodir kader PKS dalam kabinetnya. “PKS didalam juga OK, di luar juga OK. Kita tidak mempedulikan. Toh, pada akhirnya yang bertanggungjawab adalah Presiden,” tandasnya Anis.

Target Dua Kursi DPR RI
Sementara itu, dalam jumpa pers di Hotel Kristal KUpang, petang kemarin, Anis Matta menyinggung soal persiapan menuju Pemilu 2014 nanti, DPP PKS membuat target-target perolehan kursi. Untuk NTT ditargetkan dua kursi DPR RI.
Anis meras optimis, bahkan menyatakan sudah saatnya PKS masuk jajaran tiga besar. Anis mengukur dari kian membaik dan menguatnya struktur partai baik dipusat dan di daerah. “Kita lebih percaya diri sekarang, karena pertumbuhan strukturnya cukup baik” tandasnya.
Bahkan , PKS telah merekrut 130-an ribu kader baru saat ini, termasuk di Provinsi NTT. Dengan demikian, dia yakin target dua kursi DPR RI pasti tercapai. Dmeikian pun dengan kursi DPRD NTT yang kini hanya satu kursi bisa bertambah termasuk dikabupaten/kota.
Untuk itu, PKS Selain membuat strategi-strategi terintegrasi untuk pengembangan kader, PKS bakal membuka peluang untuk mencalonkan kader-kader diluar PKS untuk jabatan-jabatan public seperti anggota DPR RI atau anggota-anngota DPRD di provinsi maupun kabupaten/kota.
Anis pun tetap optimis jumlah pemilih PKS akan terus melonjak. Apalagi, saat ini jumlah struktur terus bertambah. Dia membandingkan saat pemilu 2004 lalu, PKS baru mempunyai pengurus sekitar 800 orang, namun pada pemilu 2009 bisa meraup delapan juta suara. “Apalagi sekarang ada perekrutan kader baru sebanyak 130-an ribu. Tinggal dihitung saja minimal berapa suara pada 2014 nanti” kata Anis sambil tertawa.
Sementara itu, Ketua DPW PKS NTT, Suharjito mengatakan, PKS NTT hingga saat ini sudah menambah struktur dihampir semua kecamatan.Pengurus PKS tidak sebatas ditingkat Kabupaten, tapi sudah merambah ketingkat kecamatan, bahkan desa. “Oleh karena itu, kita optimis suata kita akan nail pada pemilu 2014 nanti” katanya.
Disebutkan, pengurus PKS baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-NTT hingga saat ini berjumlah 700-an orang. Oleh karena itu, dia memastikan suara PKS di NTT terus terdongkrak. Apalagi, PKS kini sudah menjadi partai nasional, sehingga tidak saja dipilih oleh kelompok muslim, tapi juga kelompok non muslim dibeberapa kabupaten. Inilah keunikan kita dan oleh karena itu sangat yakin suara kita akan naik,”tandasnya kemarin.
Kunjungan Anis Matta ke Redaksi Timor Ekspress didampingi Ketua Wilda Bali Nusra DPP PKS, Oktan Hidayat, Ketua DPW PKS NTT, Suharjito, Wakil Ketua DPW PKS NTT Muhammad Guhir, Sekretaris DPW PKS NTT Syafrudin Gorang dan anggota DPRD Propinsi NTT asal PKS , H Zainal Abidin Thayib. Rombongan Anis Matta diterima langsung Pemimpin Redaksi Timor Express, Simon P Nilli didampingi Redaktur Pelaksana, Djemi Amnifu. (Sam/Vit)

Liputan Kunjungan Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera di Kupang


Assallamua’alaikum Wr. Wb

Menjadi sebuah kebanggaan dan kebahagiaan bagi segenap pengurus, kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera Nusa Tenggara Timur atas kedatangan H.M Anis Matta, Lc, Sekjen DPP PKS ke kota Kupang. Kunjungan beliau menjadi obat pelepas rindu dikala kader dan simpatisan PKS yang berada di garis depan medan dakwah. Terkait dengan hal tersebut maka media center DPW PKS NTT menampilkan cuplikan-cuplikan berita dari media massa yang menggambarkan aktivitas Sekjen DPP PKS selama menjalani aktivitasnya di kota Kupang. Selamat menyimak. (Medcen)

Kamis, 15 September 2011

Di SMKN 2 Ende Sekat Teras Jadi Ruang Belajar


Pos Kupang. Rabu 14 September 2011 –Jumlah siswa di SMKN 2 (STM) Ende Terus Meningkat setiap tahun. Saat ini tercatat 1.600 siswa yang bersekolah disana. Karena tak mampu menampung semua rombongan belajar tersebut, mereka memasang sekat di teras menjadi empat ruang belajar.
Kepala SMKN 2 Ende, Drs. Muhammad NAsir, dihadapan anggota DPRD NTT asal Partai Keadilan Sejahtera dan Golongan Karya, Zainal Abidin Thayib dan Anwar Pua Geno, yang mengunjungi sekolah tersebut, Selasa (13/9/2011), mengatakan, saat ini jumlah siswa disekolah sebanyak 1.600 orang. Jumlah tersebut melebihi kapasitas ruang belajar yang hanya 54 buah.
“Kami terpaksa sekat teras pakai tripleks untuk jadi ruang belajar agar siswa bias belajar. Kalau mau bangun baru, jelas biayanya sangat mahal, sehingga cara termudah adalah lewat kesepakatan dengan orang tua murid, kami sekat teras. Ini sudah sejak tahun lalu sehingga murid-murid sudah terbiasa,: kata Muhammad Nasir.
Menurut Muhammad Nasir, SMKN 2 Ende memiliki sebelas kompetensi, sehingga setiap kelas dibagi  dua. Untuk memenuhi kebutuhan ruang kelas, katanya selain menyekat teras, pihaknya juga menggunakan laboratorium mesin, siswa jurusan otomotif langsung belajar disana. Kami tidak bisa menolak siswa yang mendaftar disini yang berasal dari hampir semua kabupaten di Flores,” katanya.
Kepada Zainal Thayib dan Anwar Pua Geno, Muhammad Nasir mengatakan, meski memiliki laboratorium atau bengkel yang cukup lengkap, namun diisi oleh alat praktek yang sudah kelewat masanya. “Bengkel sudah tidak memenuhi syarat lagi. Kalau saja ada mesin CNC, kami disini punya kualitas untuk bisa rakit mesin. Meski masih ada kekurangan disana-sini, saya tetap menjamin kualitas lulusan dari sekolah ini akan mampu bersaing didunia kerja,” ujarnya.
Kepala Seksi Kurikulum Dinas PPO NTT, Pius Rasi, yang juga hadir pada kesempatan itu mengakui, kompetensi siswa di SMKN 2 Ende cukup bagus. Namun karena kekurangan alat praktek, mereka biasanya tahu teori namun lemah dipraktek. Mengenai jumlah rombongan belajar yang melebihi rombongan belajar. Pius mengatakan hal tersebut hampir sama disemua sekolah favorit.
“Ada sekolah yang siswanya sangat kurang, namun rata-rata semua sekolah favorit siswanya membludak. Sesuai aturan. Satu rombongan belajar hanya 32 siswa. Namun rata-rata sudah diatas 50 orang”ujarnya. (eko)

Jumat, 02 September 2011


DEWAN PENGURUS WILAYAH PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Assallamu'allaikum Wr. Wb
Mengucapkan:
Selamat Hari Raya Idhul Fitri  1432 H bagi Umat Muslim se Provinsi NTT,
Mohon Maaf Lahir Bathin
Mari kita bina ukhuwah, dan bekerja membangun FLOBAMORA
Wassallamu 'alaikum Wr. Wb

Ketua                                        Sekretaris


Suharjito, SH, M.Si                    Syafrudin Tokan, A.Md