Jama'ah Penuh Berkah
Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan. Kadar tsiqah antara qiyadah dan jundiyah menjadi penentu bagi sejauh mana kekuatan sistem jamaah, kemantapan langkah-langkahnya, keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuannya, dan kemampuannya dalam mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan.
Bekerja Untuk Indonesia
Dan Katakanlah: Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (9:105)
Inilah Jalan Kami
Katakanlah: Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada Termasuk orang-orang yang musyrik. (12:108)
Biduk Kebersamaan
Biduk kebersamaan kita terus berjalan. Dia telah menembus belukar, menaiki tebing, membelah laut. Sayatan luka, rasa sakit, air mata adalah bagian dari tabiat jalan yang sedang kita lalui. Dan kita tak pernah berhenti menyusurinya, mengikuti arus waktu yang juga tak pernah berhenti.
Kesungguhan Membangun Peradaban
Semua kesungguhan akan menjumpai hasilnya. Ini bukan kata mutiara, namun itulah kenyataannya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang diusahakan dengan sepenuh kesungguhan.
Senin, 23 Januari 2012
Agenda
Kepanduan NTT Gelar Pra Mukoyam
Rabu, 18 Januari 2012
Agenda Mukhoyam
Hari/Tanggal: Jum'at-Minggu; 3-5 Februari 2012
Tempat : Batu Putih Kabupaten Timor Tengah Selatan
Demikian informasi yang kami sampaikan.(Admin)
Minggu, 01 Januari 2012
Pelatihan Dasar Relawan Indonesia Cabang Nusa Tenggara Timur
Sabtu, 19 November 2011
Agenda
- Hari/tanggal : Minggu, 20 November 2011
- Pukul : 07.30 WITA s/d selesai
- Tempat : Jl. HR Koroh Depan stasiun Relai TV 7
- Acara : Futsal
Agenda
- Hari/tanggal : Kamis, 17 November 2011
- Pukul : 15.00 WITA
- Tempat : Aula MTs Nurul Iman, Jalan Hati Mulia Oebobo Kupang
- Pemateri : Ustadzah Yulia dari Surabaya
(Admin)
Selasa, 01 November 2011
Menjadi Insan Pemenang
- Pemenang selalu menjadi bagian dari solusi, sedangkan pecundang lebih sering menjadi bagian dari masalah,
- Pemenang selalu memiliki rencana yang terkait dengan pekerjaan, sedangkan pecundang tidak pernah kehabisan alasan untuk tidak bekerja.
- Pemenang selalu berkata “biar saya yang mengerjakan” sementara pecundang lebih suka berkata”Maaf, itu bukan bagian dari tugas saya”
- Pemenang selalu melihat ada jawaban dari setiap persoala, sedangkan pecundang selalu melihat ada persoalan dan alas an pada setiap solusi
- Pemenang selalu melihat adanya peluang pada setiap kesulitan, sementara pecundang selalu melihat adanya kesulitan dari peluang yang paling bagus sekalipun.
- Pemenang selalu otomatis mencari kekurangan dirinya, dalam menyikapi kegagalan sedangkan pecundang lebih suka mencari kambing hitam diluar dirinya.
- Pemenang selalu melakukan koreksi atas kesalahan yang dilakukan, sementara pecundang lebih sering mencari pembenaran untuk mengulanginya lagi.












