GALLERY FOTO

PARTAI KEADILAN SEJAHTERA NUSA TENGGARA TIMUR BEKERJA UNTUK FLOBAMORA

Jama'ah Penuh Berkah

Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan. Kadar tsiqah antara qiyadah dan jundiyah menjadi penentu bagi sejauh mana kekuatan sistem jamaah, kemantapan langkah-langkahnya, keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuannya, dan kemampuannya dalam mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan.

Bekerja Untuk Indonesia

Dan Katakanlah: Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (9:105)

Inilah Jalan Kami

Katakanlah: Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada Termasuk orang-orang yang musyrik. (12:108)

Biduk Kebersamaan

Biduk kebersamaan kita terus berjalan. Dia telah menembus belukar, menaiki tebing, membelah laut. Sayatan luka, rasa sakit, air mata adalah bagian dari tabiat jalan yang sedang kita lalui. Dan kita tak pernah berhenti menyusurinya, mengikuti arus waktu yang juga tak pernah berhenti.

Kesungguhan Membangun Peradaban

Semua kesungguhan akan menjumpai hasilnya. Ini bukan kata mutiara, namun itulah kenyataannya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang diusahakan dengan sepenuh kesungguhan.

Rabu, 18 Januari 2012

Agenda Mukhoyam

Kepanduan Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Nusa Tenggara Timur akan menyelenggarakan Mukhoyam Kepanduan Dasar pada:
 Hari/Tanggal: Jum'at-Minggu; 3-5 Februari 2012
 Tempat       : Batu Putih Kabupaten Timor Tengah Selatan
 Demikian informasi yang kami sampaikan.(Admin)

Minggu, 01 Januari 2012

Pelatihan Dasar Relawan Indonesia Cabang Nusa Tenggara Timur


Media Center. Kupang, 2 Januari 2012-Beragam cara yang dilakukan masyarakat Kota Kupang dalam merayakan pergantian tahun. Cara berbeda dilakukan aktivis Relawan Indonesia dalam memaknai pergantian tahun. Mereka mengadakan kegiatan bertajuk: “Pelatihan Dasar Relawan Indonesia Cabang Nusa Tenggara Timur: Indonesian For Voluntir Disaster Relief. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari dimulai tanggal 31 Desember 2011 sampai tanggal 1 Desember 2012. Dan berlokasi di pantai Tablolong kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang yang berjarak 25 km dari Kota Kupang.
Sebanyak 30 orang peserta mengikuti pelatihan ini. Mereka berasal dari unsur pelajar, mahasiswa, pegawai dan masyarakat umum. Peserta pun tidak semata berasal dari sekitar kota Kupang. Namun terdapat peserta yang datang dari luar kota seperti Kabupaten Timor Tengah Selatan. Cuaca yang tidak bersahabat pun tidak mengurangi antusiasme peserta mengikuti kegiatan ini sampai selesai. Dalam sambutan pembukaan, M. Guhir, SE selaku ketua panitia menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan: 1.) Mendidik kedisiplinan peserta 2.) Memberikan pengetahuan umum penanganan bencana melalui teori dan praktek 3.) Membangun dan membina kerjasama antar peserta serta 4.) Menyiapkan dan mencetak relawan-relawan yang berjiwa kepemimpinan dan berjiwa.
Adapun materi penanganan bencana yang diberikan meliputi: Tehnik Bantuan Hidup Dasar (BHD). Metode ini memberikan pengetahuan dasar bagi relawan guna mengidentifikasi korban bencana/kecelakaan yang berpeluang hidup untuk ditolong. Tehnik dasar yang diberikan adalah menolong korban berhenti bernafas dengan Air respiration Breathing Circulation (ABC). Disela-sela kegiatan disisipkan permainan outbound guna membangun kerjasama antar peserta. Materi selanjutnya adalah evakuasi korban bencana. Salah satu evakuasi dan mobilisasi korban melalui tehnik rapling. Tehnik ini biasa digunakan relawan untuk memindahkan korban dari ketinggian melalui bantuan alat. Guna memberikan ketrampilan rapling maka setiap peserta diberikan kesempatan praktek rapling dari ketinggian 10 m menuruni tebing di areal pantai Tablolong. Guna membekali peserta dengan mental dan fisik yang prima serta membentuk kerjamasa tim penyelamat yang tangguh maka penyelenggara juga memberikan materi jurit malam. Pada pukul 02.30 WITA dini hari, para peserta dibagi kedalam dua kelompok. Masing-masing kelompok diberikan tugas untuk mencapai titik evakuasi baik melalui susur pantai maupun susur hutan. Setiap kelompok diberikan kesempatan menyusun strategi dan tehnik evakuasi pada malam hari dan berkompetisi dengan tim penyelamat lainnya.
Pada keesokan harinya tanggal 1 Januari 2012 pukul 10.00 WITA dilakukan upacara penutupan. Dalam upacara penutupan, ketua panitia menyatakan bahwa para peserta telah secara baik mengikuti berbagai materi yang diberikan. Dan berakhirnya pelatihan menandakan awal pengabdian peserta sebagai relawan pengananan bencana dimulai. Mengingat kehadiran Relawan Indonesia, sebagai salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat dibidang penanganan bencana yang bersifat terbuka, tidak berafilisiasi dengan partai politik tertentu dan bersifat nasional, akan dibutuhkan masyarakat. “Dan kehadiran Relawan Indonesia di Nusa Tenggara Timur akan terus dikembangkan sampai kedaerah-daerah meningat propinsi Nusa Tenggara Timur termasuk daerah yang terkategori rawan bencana” pungkas M Guhir, SE yang juga sebagai alumni terbaik Relawan Indonesia tingkat Nasional di Lembang Bandung. Sebagai puncak acara adalah penyematan pin Relawan Indonesia kepada peserta. Uniknya prosesi penyematan pin ini dilakukan dilaut. (Admin)

Sabtu, 19 November 2011

Agenda

Bidang Pemuda dan Olahraga DPD PKS Kota Kupang mengundang kader/simpatisan Partai Keadilan Sejahtera Kota Kupang guna berpartisipasi acara Rihlah pada:
  • Hari/tanggal : Minggu, 20 November 2011
  • Pukul          : 07.30 WITA s/d selesai
  • Tempat       : Jl. HR Koroh Depan stasiun Relai TV 7
  • Acara         : Futsal
Demikian. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih. (Admin)

Agenda

Bidang Kaderisasi DPD Kota Kupang Mengundang kader/simpatisan Partai Keadilan Sejahtera Kota Kupang guna menghadiri Tasqif pada:
  • Hari/tanggal : Kamis, 17 November 2011
  • Pukul          : 15.00 WITA
  • Tempat       : Aula MTs Nurul Iman, Jalan Hati Mulia Oebobo Kupang
  • Pemateri     : Ustadzah Yulia dari Surabaya
Demikian. Atas perhatiannya diucapan terima kasih.
(Admin)

Selasa, 01 November 2011

Menjadi Insan Pemenang


Terdapat tiga jenis manusia. Pertama adalah manusia pemenang yakni: mereka yang tahu apa yang mereka inginkan, tahu potensi yang dimiliki dan selalu menyambut tantangan dan peluang yang datang dengan hati, pikiran dan sikap positif. Kedua ialah manusia pecundang, yakni orang-orang yang bahkan tidak cukup tahu siapa diri mereka sendiri, mereka  lebih sering akrab dengan energi negative dan pesimistis, mereka tidak menghidupi, memaknai kehidupan (to live the life) tetapi membiarkan kehidupan memebntuk hidupnya (the life lives upon them).
Selain pemenang dan pecundang, sebenanya masih ada yang ketiga yakni pemenang potensial (Potential winner). Orang-orang ini memiliki potensi menjadi pemenang, mereka selalu mencari dan meyadari meemiliki potensi yang belum termanfaatkan tetapi karena satu dan lain hal belum masuk jalur pemenang. Mungking apa yang mereka butuhkan adalah belajar menjadi pemenang dan lebih pintar mencari peluang.
Sejarah ditulis oleh dan untuk pemenang, Oleh sebab itu, potential winner perlu memupuk karakter pemenang yang sudah terdapat dalam diri kita. Sebuah tulisan menyebutkan beberapa perbedaaan dalam keseharian antara pemenang dan pecundang yang mungkin kita jadikan titik tolak untuk memulai, yaitu:
  1. Pemenang selalu menjadi bagian dari solusi, sedangkan pecundang lebih sering menjadi bagian dari masalah,
  2. Pemenang selalu memiliki rencana yang terkait dengan pekerjaan, sedangkan pecundang tidak pernah kehabisan alasan untuk tidak bekerja.
  3. Pemenang selalu berkata “biar saya yang mengerjakan” sementara pecundang lebih suka berkata”Maaf, itu bukan bagian dari tugas saya”
  4. Pemenang selalu melihat ada jawaban dari setiap persoala, sedangkan pecundang selalu melihat ada persoalan dan alas an pada setiap solusi
  5. Pemenang selalu melihat adanya peluang pada setiap kesulitan, sementara pecundang selalu melihat adanya kesulitan dari peluang yang paling bagus sekalipun.
  6. Pemenang selalu otomatis mencari kekurangan dirinya, dalam menyikapi kegagalan sedangkan pecundang lebih suka mencari kambing hitam diluar dirinya.
  7. Pemenang selalu melakukan koreksi atas kesalahan yang dilakukan, sementara pecundang lebih sering mencari pembenaran untuk mengulanginya lagi.
Kita terlahir sebagai pemenang. Pilihan dalam hidup pun sudah sangat gamblang. Hanya kepada diri kita sepenuhnya terpulang. Apakah kita akan menajdi seorang pemenang atau pecundang. Disarikan dari HUMUS: Pemenang. PP.(ADMIN)

Senin, 26 September 2011

Anis Matta: NTT Butuh Banyak Investor



TRIBUNNEWS.COM,  KUPANG --- Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga Wakil Ketua DPR RI, Anis Matta mengatakan, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membutuhkan investor yang banyak dan kuat agar pembangunan di wilayah ini bisa berjalan lebih cepat.
Membangun NTT tidak cukup hanya dengan mengandalkan APBD tetapi harus melibatkan pihak swasta.
Sekjen DPP PKS  yang juga Wakil Ketua DPR RI ini mengatakan hal itu pada acara jumpa  pers dengan para wartawan di Hotel Kristal Kupang, Sabtu (24/9/2011) .
Menurut Anis Matta, agar investor kuat atau investor berskala besar bisa berinvestasi di NTT yang harus dilakukan adalah masyarakat bersama pemerintah di wilayah ini harus lebih ramah terhadap infestor.
"Perlu dilakukan penyadaran kepada masyarakat agar lebih ramah. Membangun sektor ril tidak bisa mengandalkan pada APBD semata," kata Anis Matta.
Dikatakan Anis Matta, masalah paling penting yang membuat investor susah masuk ke wilayah NTT adalah masalah ketersediaan lahan atau tanah.
Banyak tanah di NTT merupakan tanah suku sehingga masalah tanah menjadi masalah penting yang harus mendapat perhatian. Sementara masalah iklim dan lainnya tidak menjadi faktor penghambat investor berinvestasi di wilayah ini.
"Bantuan pemerintah pusat melalui APBN juga sedikit. APBN yang disiapkan untuk pembanguann di daerah-daerah hanya sebesar 12 persen. sangat kecil nilainya," kata Anis Matta.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Maksi Maho Editor: Yulis Sulistyawan  |  Sumber: Pos Kupang

PKS Berobsesi NTT Jadi Etalase NKRI

Kupang, NTT Online - Kerukunan umat bergama yang sangat harmonis di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi barometer partai PKS untuk menjadikan NTT sebagai etalase kerukunan umat beragama di Indonesia.

Hal ini disampaikan Sekjen Dewan Pimpinan Pusat  (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta saat menggelar jumpa pers dengan wartawan di Hotel Kristal Kupang, Sabtu ( 24/11 ).
Menurut  Anis keragaman suku, budaya dan agama di Indonesia yang paling kelihatan ada di NTT sehingga perlu dipelihara dan ditingkatkan dengan menguatkan harmonisasi diantara umat beragama," katanya.
“Daerah ini semestinya menjadi etalase dari NKRI karena segala keragaman ada di daerah ini," jelas Anis yang adalah seorang anggota dewan dan juga menjabat wakil ketua DPR RI.
Lebih lanjut dia menjelaskan dengan menguatkan toleransi masyarakat maka hal ini dapat menutup pintu konflik horisontal diantara umat beragama yang selama ini masih menghantui negara kita.

Dengan dijadikannya NTT sebagai etalase kerukunan umat beragama, diharapkan hal ini dapat menjadi contoh daerah lain. Kerukunan umat beragama merupakan sesuatu yang sangat penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sehingga kelak hal ini tidak terjadi lagi dinegara kita yang sangat kaya akan keragaman budaya dan agama.
Ditulis oleh Alex Dimoe